Diklat Instalasi Listrik Regional Center of Excellence (CoE)

Cimahi, PPPPTK BMTI — Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri (PPPPTK BMTI) menyelenggarakan Diklat Instalasi Listrik Regional Center of Excellence (CoE) di SMK Negeri 4 Pontianak. Diklat yang dimulai sejak tanggal 18 hingga 21 November 2019 ini diikuti oleh 16 orang guru yang mayoritas berasal dari SMKN 4 Pontianak.

Penyelenggaraan diklat ini telah sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Inpres tersebut membuahkan hasil berupa pembentukan Center of Excellence (CoE) yang merupakan kerjasama antara Kemendikbud dengan Perancis melalui Schneider Electric. CoE merupakan pusat pelatihan bagi guru SMK di bidang kelistrikan yang bertujuan untuk mengembangkan kurikulum dan sistem pendidikan bertaraf internasional yang menghubungkan dunia akademis dengan kebutuhan industry. Dari link and match yang menjadi tujuannya tersebut, diharapkan para guru yang telah mengikuti diklat program CoE mampu membantu menyiapkan siswa Indonesia untuk bekerja di sektor kelistrikan. Diklat ini disebut diklat regional karena diselenggarakan di SMK yang telah mendapatkan bantuan peralatan program CoE dan guru- gurunya telah mengikuti diklat program CoE di PPPPTK BMTI. Karena dua hal diatas, SMK tersebut memiliki diberi tugas dan tanggung jawab berupa pengimbasan program diklat CoE pada guru-guru SMK sekitar dalam satu wilayah provinsi.

Terkait dengan hal tersebut, SMKN 4 Pontianak telah dipilih oleh Direktorat Pembinaan SMK untuk menerima bantuan peralatan program CoE pada awal tahun 2019 dan beberapa gurunya telah lulus diklat program CoE pada tahun 2018. Sehingga untuk tahun 2019 ini SMKN 4 Pontianak didaulat untuk menjadi Regional CoE.

Diklat Instalasi Listrik Regional CoE memiliki beberapa tujuan dan hasil yang diharapkan dari para peserta, yaitu mampu mengidentifikasi potensi resiko sengatan listrik dan penanganannya, mampu menggunakan peralatan kelistrikan secara aman, mampu mengidentifikasi potensi resiko kesalahan saat melakukan instalasi peralatan listrik dan penanganannya, mampu menjelaskan prinsip dan cara pengoperasian peralatan home and building installation, motor starter and power monitoring dengan penerapan penghematan energi, mampu menginterpretasi dan menggambar diagram listrik berdasarkan standard, mampu menginstalasi dan mengkonfigurasi variable speed driver, dan mampu melakukan tindakan perawatan dan pencegahan dalam pemeliharaan peralatan.

Salah satu guru yang menjadi peserta, yaitu Erna Kartika dari SMK Bina Utama Pontianak menegaskan bahwa diklat program CoE ini membantunya dalam mengembangkan kompetensi yang telah dimilikinya dan peralatan praktek yang digunakan masih dalam kondisi baru dan terawatt sehingga membuatnya mudah untuk memahami seluruh penjelasan yang diberikan oleh para fasilitator.

Di akhir kegiatan, sertifikat lulus diberikan kepada seluruh peserta diklat dengan nilai tertinggi 96,45 dicapai oleh Hadi Pramono dari SMK Negeri 4 Pontianak. (Vita Syafri)