Webinar Peningkatan Pelayanan Publik dalam Rangka Pencapaian Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di PPPPTK BMTI

Cimahi, PPPPTK BMTI — Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri (PPPPTK BMTI) menyelenggarakan Webinar dengan tema Pengembangan SDM dalam Peningkatan Manajemen Pelayanan Publik. Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 4 Juni 2020 ini diikuti oleh kurang lebih 80 pegawai dari P4TK, LPPKS, dan LP3TK KPTK.

Penyelenggaraan kegiatan ini dilakukan secara daring dengan menggunakan Cisco Webex Event dan para peserta yang hadir dalam satu ruangan tetap memperhatikan dan mengikuti protokol kesehatan tentang pencegahan penularan COVID-19. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Staf Ahli Mendikbud dan beberapa pejabat eselon I di Unit Utama Kemendikbud ini mengangkat topik Peningkatan Pelayanan Publik dalam Rangka Pencapaian WBBM di PPPPTK BMTI.

Narasumber pertama adalah Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., berbicara tentang Kebijakan Keterbukaan Informasi Publik dan Pengaduan Masyarakat di Lingkungan Kemendikbud. Hal yang menarik dari paparan ini adalah bahwa informasi yang disediakan oleh satuan kerja tidak harus menyertakan fisik surat resminya serta rencana penambahan jenis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk Unit Utama, UPT, PTN, dan LL Dikti yang harus melaporkan kepada Koordinator PPID, yaitu Kepala BKHM.

Pada sesi kedua, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendikbud, Dr. Thamrin Kasman, S.E., M. Si., menyampaikan materi tentang Pencegahan Gratifikasi dalam Pelayanan Publik. Kemudian acara dilanjutkan bersama narasumber selanjutnya, yaitu Inspektur III Kemendikbud, Ir. Muhaswad Dwiyanto, M.Pd., CFRA yang memaparkan tentang Strategi Pencapaian Predikat WBBM untuk PPPPTK BMTI. Dari dua narasumber yang berasal dari Unit Utama yang sama ini, para peserta mendapat pesan bahwa pegawai Kemendikbud harus terus mengembangkan dan mengimplementasikan budaya integritas yang tercermin dari seluruh sikap dan perkataan sehingga pola pikir anti korupsi terus ada dan mengakar dalam satuan kerja.

Sesi keempat diisi oleh Kepala Biro Umum dan PBJ Kemendikbud, Moch. Wiwin Darwina, S.E., MMSI, dengan materi berupa Peningkatan Akuntabilitas Kinerja dan Layanan Publik di PPPPTK Kejuruan. Dengan mengetahui bahwa PPPPTK BMTI merupakan satker yang sudah memiliki PNBP, beliau mendorong PPPPTK BMTI untuk bisa menjadi BLU atau Badan Layanan Umum agar pelayanan yang dilakukan lebih baik dan prima. Berbicara tentang pelayanan prima, beliau berpesan untuk terus mengembangkan sumber daya manusia, mempelajari dan meningkatkan kemampuan IT, dan mempersingkat serta menyederhanakan proses birokrasi menjadi lebih baik, lebih murah, dan lebih cepat.

Sesi terakhir ditutup oleh narasumber dari PPPPTK BMTI yaitu, Kepala PPPPTK BMTI, Supriyono, M.Si dan Ketua Tim Reformasi Birokrasi Internal, Dr. Yanto Permana, M.Pd. Bahasan yang diangkat kali ini adalah Manajemen Perubahan di PPPPTK BMTI dan Program LDR (Leader, Document, Resource) yang menjadi kunci dalam Strategi Peningkatan Predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani untuk PPPPTK BMTI. (VS)

Beri penilaian untuk berita ini!